Posted by: traju | 5 Juli 2008

Pindah rumah..

Untuk menyambut satu tahun perjalanan komunitas ini, akhirnya dengan berbagai pertimbangan kami memutuskan untuk memakai domain+hosting berbayar. Mulai hari ini secara resmi kita pindah ke alamat:

waroengtegal.org (WTO)

Dengan ini maka blog ini tidak kami gunakan lagi, tapi blog ini merupakan perjalanan sejarah kami..

Posted by: arrie | 4 Juni 2008

Tegal, Jepang a la Indonesia

Tegal, sudah dikenal banyak orang sebagai pusat usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Tak heran Kabupaten Tegal disebut Jepangnya Indonesia. Dari industri tahu, konveksi, kompor, sampai industri mesin kapal hampir semuanya ada, lengkap. Sentra-sentra UMKM pun banyak bermunculan di banyak sisi di Tegal, khususnya Kabupaten Tegal. Sentra-sentra tersebut berlokasi antara lain di Kec. Adiwerna, Kec. Talang, dan Kec. Dukuhturi. Di daerah tersebut, hampir tiap rumah dijadikan bengkel usaha, dari yang skala kecil yang dikerjakan perorangan, keluarga, sampai mempunyai pekerja yang jumlahnya cukup banyak. Pemasaran dari produk tersebut sudah meluas tidak hanya mencukupi kebutuhan Kabupaten Tegal sendiri, namun juga sampai ke Kabupaten lain, Provinsi lain, bahkan diekspor ke luar negeri.

UMKM1

Retailer perabot rumah tangga dari logam.

Sudah barang tentu, UMKM ikut menyumbang pendapatan daerah melalui PAD. Untuk meningkatkannya bukan hanya keinginan produsen secara parsial, tapi menjadi keinginan bersama antara masyarakat dan pemerintah daerah Kabupaten Tegal. Di era otonomi daerah seperti sekarang, daerah harus pandai-pandai menciptakan pendapatan.

UMKM2

Retailer kubah masjid.

Pemerintah sebagai regulator berperan penting dalam pengembangan UMKM di Kabupaten Tegal. Pemerintah dapat memberikan fasilitas kredit mikro yang lebih mudah untuk permodalam UMKM. Selain itu, secara fisik pemerintah dapat melakukan promosi produk buatan Tegal, seperti yang dilakukan oleh Dinas Perindustrian Provinsi Jawa Tengah, yang memiliki ruang pajang produk industri khususnya UMKM. Cara lainnya yaitu dengan mengikuti pameran produk UMKM di luar wilayah Tegal untuk mempromosikan produk buatan Tegal. Hal tersebut memang sudah beberapa kali dilakukan, beberapa waktu yang lalu Kabuapten Tegal telah berpartisipasi dalam pameran Kabupaten se-Indonesia. Namun hal itu dirasa masih kurang melihat potensi UMKM di Tegal yang masih bisa untuk terus dikembangkan.

Posted by: kanghasan | 9 Mei 2008

Warteg, Nasi Goreng, Tetap Semangat..!

Hari ini aku baca di koran nasional sebuah berita tentang dampak kenaikan harga aneka macam bahan pokok terhadap para pengusaha Warung Tegal (Warteg). Kenaikan harga pada hampir semua bahan pokok telah membuat biaya produksi menjadi mahal yang berujung pada naiknya harga menu makanan yang disajikan. Padahal, pangsa pasar warteg adalah mereka yang sensitif terhadap kenaikan harga. Bisa dibayangkan yang terjadi kemudian adalah menurunnya omzet. Baca Lanjutannya…

Posted by: kanghasan | 2 Mei 2008

Ebeg, Riwayatmu Kini…

Mungkin pernah dengar sepenggal bait lagu karya Bang Haji Roma Irama yang bercerita tentang pertunjukan kuda lumping (ini kalimat nggak pake SPOK-Red). Begini antara lain syairnya :

…Ada satu permainan, permainan unik sekali

Orang naik kuda, tapi kuda bohong

Namanya kuda lumping…

Seterusnya lagu itu bercerita bahwa yang naik ‘kuda bohong’ itu orangnya kesurupan. Bisa makan rumput, bisa makan padi, bahkan bisa makan kaca. Sehingga kalau menonton tidak boleh dari dekat karena akibatnya bisa berbahaya.

…Aduhai ngeri sekali… Baca Lanjutannya…

Posted by: sap | 7 April 2008

Randu Alas

Dalam bahasa latin dikenal dengan istilah bommbax ceiba ada juga yang menyebutnya Bombax malabaricum tapi dari kecil saya mengenalnya dengan nama RANDU ALAS.

Pohon ini sebenarnya seperti umumnya pohon kapuk randu yang biasa dijadikan sebagai bahan untuk membuat kasur atau bantal. Baca Lanjutannya…

Older Posts »

Kategori